Masalah yang kami lawan

Diskursus seni rupa Indonesia hari ini didominasi wacana pasar. Art fair, lelang, harga, tren. Itu yang memenuhi berita seni. Kritik, sejarah, dan gagasan nyaris tidak mendapat panggung publik. Jurnal akademik terlalu tertutup. Berita seni terlalu dangkal.

Artsentiment mengisi celah di antaranya.

Kontak

Untuk pertanyaan, koreksi faktual, atau permintaan hak cipta: artistsentimen@gmail.com