Berita & Isu Terkini

Phoenix Art Museum terima dana hibah USD 5 juta

Phoenix Art Museum menerima dana hibah USD 5 juta dari Sukumar Nagendran untuk memperluas galeri seni Asia dan Sri Lanka.

Pameran berlangsung: 5 Oktober 2026
Phoenix Art Museum terima dana hibah USD 5 juta
Ilustrasi  ·  Foto dibuat AI, bukan dokumentasi peristiwa

Phoenix Art Museum Terima Dana Hibah USD 5 Juta untuk Perluasan Galeri Seni Asia

Phoenix Art Museum di Arizona, Amerika Serikat, menerima dana hibah sebesar USD 5 juta dari filantropis Sukumar Nagendran. Donasi tersebut dialokasikan untuk memperluas galeri seni Asia serta mendirikan ruang pameran baru yang berfokus pada karya seni Sri Lanka dan Asia Selatan.

Dana hibah ini digunakan untuk meningkatkan luas ruang galeri Art of Asia dari sekitar 6.000 kaki persegi menjadi 10.000 kaki persegi. Perluasan ini dilakukan melalui renovasi dan pemanfaatan ulang ruang yang sudah ada di dalam gedung museum.

Sebagian dari ruang baru tersebut dinamai Galeri Nagendran untuk Seni Sri Lanka dan Asia Selatan seluas 2.000 kaki persegi. Ruang pameran baru ini didedikasikan untuk menghormati donor serta relasi jangka panjangnya dengan pihak institusi permuseuman tersebut.

Direktur Phoenix Art Museum, Jeremy Mikolajczak, menyatakan bahwa hibah dari Sukumar Nagendran menandai pencapaian penting bagi perkembangan budaya di kota Phoenix. Menurutnya, kota tersebut kini bertransformasi menjadi pusat penting untuk keilmuan, pertukaran artistik, dan pelestarian budaya di luar pusat seni lama seperti New York dan Los Angeles.

Sukumar Nagendran adalah seorang filantropis, dokter, dan eksekutif bioteknologi yang berbasis di Arizona serta menjabat sebagai presiden sekaligus kepala riset dan pengembangan di Taysha Gene Therapies. Selain di bidang seni, ia sebelumnya telah mendukung berbagai proyek kemasyarakatan di Sri Lanka, termasuk pembangunan fasilitas medis dan sekolah.

Hubungan Sukumar Nagendran dengan museum bermula satu dekade lalu setelah ia diperkenalkan oleh pasangan filantropis Coleene Fernando dan Barry Fernando. Pasangan tersebut memiliki peran besar dalam memperkuat koleksi seni Asia Selatan di museum melalui sumbangan lebih dari 130 karya serta koleksi foto terkait.

Kontribusi dari Coleene Fernando dan Barry Fernando sebelumnya juga mendukung penyelenggaraan pameran besar di museum tersebut. Beberapa pameran penting yang pernah digelar meliputi The Guardian of the Flame: Art of Sri Lanka pada tahun 2003 serta Legacy of Ceylon: Art and Photography of Sri Lanka pada tahun 2021.

Koleksi seni Asia di Phoenix Art Museum sendiri mencakup lebih dari 4.000 karya bersejarah dan kontemporer dari seniman yang tinggal, bekerja, atau berasal dari Asia. Total keseluruhan koleksi museum ini tercatat lebih dari 21.000 karya dari berbagai belahan dunia.

Pada bulan November mendatang, pihak museum dijadwalkan untuk meresmikan Galeri Nagendran secara resmi kepada publik. Pembukaan ruang baru ini akan disertai dengan rangkaian pameran khusus yang menampilkan karya-karya seni rupa dari kawasan Asia Selatan dan Sri Lanka.

Bagikan WhatsApp X Facebook Telegram