Lukisan Gustav Klimt Litzlbergkeller Dilelang dengan Estimasi Tinggi di New York
Lukisan lanskap Litzlbergkeller karya Gustav Klimt akan dilelang oleh Christie's New York dengan estimasi harga mencapai 80 juta dolar AS pada November.
Lukisan lanskap karya seniman asal Austria, Gustav Klimt, yang berjudul Litzlbergkeller (1915-1916) akan menjadi sorotan utama dalam lelang seni rupa abad ke-20 dan ke-21 di balai lelang Christie's New York. Karya seni minyak di atas kanvas tersebut dijadwalkan masuk ke lantai lelang pada 17 November 2026 dengan estimasi harga pra-lelang yang ditetapkan di kisaran 60 juta hingga 80 juta dolar Amerika Serikat. Balai lelang Christie's juga mengonfirmasi bahwa karya penting tersebut dijamin laku dalam penawaran mendatang.
Lukisan yang menggambarkan pemandangan sebuah tempat peristirahatan di tepi Danau Attersee itu telah berada di dalam koleksi pribadi yang sama selama hampir tiga dekade dengan pemilik yang identik dirahasiakan. Sebelumnya, karya tersebut pernah mencetak rekor penjualan bagi Gustav Klimt ketika dibeli oleh keluarga pemilik saat ini dengan harga 14,7 juta dolar Amerika Serikat di balai lelang Sotheby's New York, pada Mei 1997. Jika dikalkulasikan dengan penyesuaian inflasi saat ini, angka pembelian dari masa lalu tersebut bernilai sekitar 30,9 juta dolar Amerika Serikat.
Sebelum berpindah tangan ke koleksi pribadi tersebut, karya lanskap ini merupakan bagian dari estate milik Serge Sabarsky, salah satu pendiri Neue Galerie di New York yang berfokus pada seni rupa Jerman dan Austria. Pihak balai lelang menjadwalkan pameran pratayang karya ini di ruang pamer Christie's Hong Kong dari 27 hingga 29 Oktober 2026 sebelum dikirim kembali ke New York. Penjualan ini juga beriringan dengan momen pembukaan kembali Neue Galerie pada 12 November 2026 setelah merampungkan proyek konstruksi gedung mereka.
Max Carter selaku ketua global bidang seni rupa abad ke-20 dan ke-21 di Christie's menyatakan dalam materi pers bahwa karya tersebut berada di persimpangan antara teknik menyeluruh dan abstraksi karya Gustav Klimt. Sementara itu, Giovanna Bertazzoni selaku ketua Christie's Eropa mendeskripsikan karya lanskap ini sebagai sebuah komposisi lirik tiga bagian yang menampilkan keindahan alam serta pantulan cahaya di atas air. Komposisi ini awalnya dipesan oleh seorang pengusaha dan bankir bernama Otto Primavesi bersama istrinya, Eugenia, sebelum berpindah kepemilikan ke beberapa tokoh seperti fotografer Hugo Bernatzik dan kolektor asal Wina, Kurt Wieser.
Catatan pasar seni rupa menunjukkan bahwa karya-karya lanskap menyumbang enam dari sepuluh harga tertinggi lelang sang seniman sepanjang sejarah penjualan publik. Rekor lelang tertinggi untuk karya Gustav Klimt saat ini masih dipegang oleh lukisan Portrait of Elisabeth Lederer (1914–1916) yang terjual seharga 236,4 juta dolar Amerika Serikat di Sotheby's New York pada November 2025. Tren pasar global yang didominasi oleh karya-karya kelas atas ini terus berlanjut seiring tingginya minat kolektor terhadap karya master modern dunia.
Lonjakan valuasi karya maestro modern seperti Gustav Klimt mencerminkan ketahanan segmen pasar tingkat atas di tengah dinamika ekonomi seni global yang cenderung selektif. Ketika karya-karya ikonik dengan status provenance yang kuat semakin jarang muncul di pasar sekunder, balai lelang besar mengandalkan jaminan harga minimum untuk mengamankan transaksi bernilai fantastis. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana kepemilikan institusional dan sejarah silsilah karya seni memainkan peran sentral dalam mempertahankan nilai ekonomi karya bersejarah bagi para kolektor elit dunia.