Lukisan Iris Karya Claude Monet Terjual 50 Juta Euro di Paris
Lukisan Iris karya Claude Monet terjual seharga 50 juta euro di Paris dan memecahkan rekor lelang seni tertinggi di Prancis pada Oktober 2026.
Balai lelang Prancis Sotheby's di Paris baru saja mencatat rekor baru penjualan karya seni pada 22 Oktober 2026 melalui pelelangan lukisan karya pelukis impresionis Claude Monet berjudul "Iris" yang terjual seharga 50 juta euro atau hampir 60 juta USD. Berdasarkan laporan pasar seni internasional yang dipublikasikan pada 23 Oktober 2026, pencapaian tersebut menjadikan "Iris" sebagai karya seni termahal yang pernah dijual dalam sebuah lelang di Prancis.
Menurut penjelasan dari rumah lelang Sotheby's, harga penjualan tersebut sudah mencakup biaya lelang secara keseluruhan. Lukisan "Iris" sendiri merupakan karya berukuran besar dengan tinggi 1,6 meter dan lebar 1,8 meter yang dikerjakan oleh Claude Monet pada tahun-tahun terakhir masa hidupnya. Sebelum kegiatan lelang resmi diselenggarakan, pihak penyelenggara memperkirakan nilai lukisan tersebut berada pada kisaran antara 22 juta hingga 30 juta euro.
Rekor harga tersebut juga diiringi catatan sejarah kepemilikan di mana publik belum pernah memiliki kesempatan untuk melihat langsung karya tersebut sebelum lelang diadakan. Selama bertahun-tahun, lukisan tersebut disimpan secara pribadi di kediaman keluarga Schlumberger di Paris dan hanya dikenal oleh dunia seni melalui dokumentasi foto hitam-putih. Kolektor Jeanne Schlumberger tercatat pernah membeli lukisan tersebut langsung dari keluarga Claude Monet.
Transaksi penting lain turut dicatat oleh pasar seni Paris pada hari yang sama melalui balai lelang Prancis Christie's yang berhasil menjual 26 karya dengan total perolehan mencapai 41,6 juta euro. Dua lukisan lain karya Claude Monet masing-masing berjudul "Bord des falaises à Pourville" dan "Trois pots de tulipes" terjual seharga 12,7 juta euro dan 3,1 juta euro. Selain itu, transaksi di balai lelang tersebut juga mencatat penjualan karya pelukis Prancis Pierre-Auguste Renoir senilai 5,8 juta euro serta lukisan karya pelukis Spanyol Pablo Picasso yang mencapai 3 juta euro.
Pencapaian rekor lelang internasional pada pekan ini diiringi catatan mengenai tingginya minat kolektor global terhadap karya seni bersejarah di tengah dinamika pasar sekunder. Peningkatan valuasi untuk karya-karya maestro dunia ini didorong oleh faktor kelangkaan serta pergeseran tren investasi para kolektor papan atas terhadap aset seni bernilai historis tinggi.
Lonjakan harga yang dicapai mahakarya Claude Monet menegaskan bahwa karya seni bernilai sejarah tinggi dari era modern awal tetap memegang posisi dominan di pasar sekunder global. Tingginya angka transaksi ini bukan sekadar indikator spekulasi, melainkan cerminan dari likuiditas aset kelas atas yang sangat bergantung pada aspek kelangkaan dan transparansi asal-usul karya.
Fenomena ini menunjukkan ketahanan pasar seni mapan terhadap ketidakpastian ekonomi makro, sekaligus memperlihatkan bagaimana kepemilikan pribadi atas karya-karya maestro yang tersembunyi selama puluhan tahun mampu menciptakan nilai kebaruan yang masif ketika akhirnya dilepas ke ruang publik.